TA DIGITAL
Analisis kelayakan investasi pada alat medis di RS Panti Wilasa "Citarum" Semarang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan investasi alat medis di RS Panti Wilasa “Citarum” Semarang, ditinjau dari aspek keuangan (cash flow).
Metode penulisan yang digunakan adalah deskriptif analitis, dimana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan studi pustaka. Analisis tentang kelayakan investasi alat medis ini menggunakan tiga metode penilaian investasi, yaitu Discounted Payback Period ( DPP ), Net Present Value ( NPV ), dan Internal rate of return ( IRR ).
Pertama dilihat dari discounted payback period, jangka waktu investasi yang dihasilkan dari Colposcope melebihi umur ekonomisnya, sedangkan investasi pada CT Scan, Tonometri, dan BGA akan kembali dalam waktu 2 tahun 3,14 bulan; 2 tahun 0,97 bulan; dan 2 tahun 3,87 bulan. Kedua, Net present value pada CT Scan, Colposcope, tonometri, dan BGA sebesar Rp 1.463.840.059, -Rp 6.405.564, Rp 21.732.694, Rp 96.715.666. Sesuai dengan hasil NPV tersebut maka investasi colposcope lah yang tidak menguntungkan dan tidak layak untuk terus dilaksanakan karena NPV < 0. Ketiga, Internal rate of return CT Scan, Colposcope, tonometri, dan BGA adalah 36.03%, 4.87%, 26.66%, dan 40.07%.
Berdasarkan hasil analisa tersebut diatas bisa disimpulkan bahwa ada tiga alat medis yang dapat dinyatakan layak yaitu CT Scan, Tonometri, dan BGA.
Tidak tersedia versi lain