SKRIPSI DIGITAL
Analisis Pengukuran Kinerja PT Kino Indonesia Tbk Menggunakan Metode Balanced Scorecard (Studi Kasus Tahun 2019 - 2023) = Performance Measurement Analysis of PT Kino Indonesia Tbk Using the Balanced Scorecard Method (Case Study 2019 - 2023)
Aprilia Silvi Pratama Wati, “Analisis Pengukuran Kinerja PT Kino Indonesia Tbk. Menggunakan
Metode Balanced Scorecard”. Skripsi Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Semarang, dibawah
bimbinngan Dra. Lardin Korawiayanti, M.M., dan Rudi Handoyono, S.E., M.Si, Januari 2025, 109
halaman.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja PT Kino Indonesia Tbk menggunakan empat
perspektif Balanced Scorecard serta melakukan analisis komparasi penilaian metode balanced
scorecard dari tahun 2019 sampai tahun 2023. Pengukuran kinerja menggunakan metode ini efektif
digunakan karena mengukur menggunakan dua aspek, yaitu aspek keuangan dan non keuangan.
Metode yang digunakan menggunakan analitis deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan
dokumentasi. Data yang digunakan pada penelitian merupakan data sekunder. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kinerja PT Kino Indonesia Tbk periode tahun 2019 – 2021 dapat dilihat
dari: 1) Kinerja PT Kino Indonesia Tbk pada perspektif keuangan pada periode tahun 2019 –
2021 masuk dalam kategori BB lalu pada periode tahun 2022 – 2023 masuk dalam kategori B
dengan Kondisi Kurang Sehat. 2) Kinerja PT Kino Indonesia Tbk pada perspektif pelanggan pada
periode tahun 2019 – 2021 dan 2023 masuk ke dalam kategori AAA dengan kondisi Sangat Sehat
sedangkan pada periode tahun 2022 masuk dalam kategori BBB dengan kondisi Kurang Sehat. 3)
Kinerja PT Kino Indonesia Tbk pada perspektif proses bisnis internal pada periode tahun 2019 ,
2021, dan 2022 masuk dalam kategori AA lalu pada periode tahun 2020 – 2023 masuk dalam
kategori AA dengan kondisi Sangat Sehat. 4) Kinerja PT Kino Indonesia Tbk pada perspektif
pertumbuhan dan pembelajaran pada periode tahun 2019 – 2021 masuk dalam kategori A, tahun
2023 masuk dalam kategori AA dengan kondisi Sangat Sehat. Kemudian pada tahun 2022 masuk
dalam kategori BBB dengan kondisi Kurang Sehat.
Tidak tersedia versi lain