TA DIGITAL
Rencana Pelaksanaan Pembangunan Struktur Gedung Baru MTs Negeri 3 Demak = Implementation Plan for the Construction of a New Building Structure a State Islamic Junior High School 3 Demak
Pendidikan merupakan usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang. Makna pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara yang dikenal masyarakat Indonesia sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia, pendidikan yaitu dimaksudkan agar peserta didik kelak sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya. Konsep tersebut diejawantahkan dalam sejumlah pandanganya mengenai dasar-dasar pendidikan. Di antaranya kemerdekaan, kodrat alam, kebudayaan, kebangsaan, kemanusiaan, kekeluargaan, budi pekerti, dan keseimbangan. Untuk itu guna mendukung Pendidikan yang bagus bagi negara semua komponen harus ikut serta didalamnya contohnya yaitu, tujuan untuk siapa pendidikan ini, dari siapa pendidikan ini, dan dimana pendidikan ini bisa di dapat. Seharusnya 3 komponen itu bisa berperan dengan baik.
MTs Negeri 3 Demak telah mengalami banyak kemajuan dalam segi pendidikanya termasuk seperti yang bisa terus mendorong kemajuan tersebut yaitu, kemajuan fasilitas kampus baik seperti teknologi maupun gedung-gedung pendukung kegiatan belajar untuk semua mahasiswa. Termasuk pembangunan Gedung Kuliah Bersama ini menjadi salah satu tujuan dari pihak kampus untuk meningkatkan kemajuan proses belajar mengajar. Yang pasti Gedung ini diharapkan memiliki peran yang penting guna menjadi tempat yang nyaman serta memberikan semangat belajar kepada mahasiswa.
Proyek yang dijadikan sebagai objek penulisan untuk penyusunan laporan Tugas Akhir ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembangunan Gedung Baru MTs N 3 Demak. Gedung ini akan dibangun pada sebuah lahan kosong yang datar dengan rencana bangunan 3 lantai, luas gedung 535,5 m2 dan diselesaikan dalam waktu 114 hari.
Setiap pelaksanaan proyek konstruksi selalu menginginkan keberhasilan dalam pelaksanaan agar tepat waktu dan sesuai dengan rencana kerja dan syarat - syarat. Sehingga untuk memenuhi tujuan tersebut ada beberapa hal yang harus dipenuhi yaitu ada kualitas, profesionalitas, keselamatan, besar biaya (anggaran)yang dialokasikan, waktu serta kualitas yang harus dipenuhi sesuai rencana awal. Normalnya semua itu harus ada didalam manajemen konstruksi. Hal – hal tersebut merupakan parameter penting agar tercipta kelancaran dalam pelaksanaan pembangunan. Pembuatan rencana pelaksanaan suatu proyek konstruksi selalu mengacu pada saat rencana pembangunan dibuat, karena masalah dapat timbul apabila ada ketidaksesuaian antara rencana dengan kenyataan di lapangan nanti. Sehingga akan berdampak pada keterlambatan waktu pelaksanaan, ketidaksesuaian kualitas struktur bangunan yang kemudian akan berimbas pada meningkatnya biaya pelaksanaan proyek tersebut.
Suatu perencanaan pelaksanaan dapat dikatakan baik apabila yang direncanakan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam dokumen kontrak. Oleh karena itu, perencanaan pelaksanaan suatu pekerjaan harus dilakukan dengan teliti agar setiap pekerjaan berjalan dengan teratur tanpa terjadi penyimpangan yang menyebabkan kecacatan pada bangunan yang tidak sesuai dengan rencana awal. Selain itu, metode pelaksanaan pekerjaan, perhitungan alat dan bahan, jadwal pelaksanaan, maupun anggaran yang dibutuhkan juga berpengaruh dari hasil pelaksanaan di lapangan.
Apabila fungsi - fungsi manajemen proyek dapat direalisasikan dengan jelas dan terstruktur, maka tujuan akhir dari sebuah proyek akan mudah terwujud, yaitu :
a. Tepat waktu,
b. Tepat kualitas,
c. Tepat kuantitas,
d. Tepat biaya sesuai dengan biaya rencana,
e. Tidak adanya gejolak sosial dengan masyarakat sekitar,
f. Tercapainya K3 dengan baik.
Saat ini, industri konstruksi semakin berkembang dan menuntut persaingan yang lebih ketat, maka dari itu biaya menjadi salah satu faktor penting suatu perencanaan. Kontraktor maupun pihak perencanaan kegiatan pembangunan dituntut agar dapat merencanakan pelaksanaan pembangunan se-efisien mungkin sehingga syarat bangunan yang aman, nyaman, maupun kuat dapat dilaksanakan se-ekonomis mungkin tanpa meninggalkan salah satu syarat tersebut. Oleh karena itu, agar terciptanya tujuan proyek yang sesuai perlu adanya penyusunan rencana pelaksaan proyek dengan sebaik mungkin.
Tidak tersedia versi lain