TA DIGITAL
Laporan Tugas Akhir Pembuatan Prototipe Konversi Energi Hibrida PLTS Dan PLTA Hujan Menggunakan Switch Otomatis Untuk Penyedia Energi Pada Beban Pompa Dispenser = Prototype Development of a Hybrid Energy System Integrating Solar PV and Micro-Hydro With Automatic Switching for Dispenser Pump Power Supply
Brian Afri Aldi, Fiqri Aprilia Dwi Saputra, Ilham Havidz Juniartha, Salsabila Addina Salwa, “Pembuatan Prototipe Konversi Energi Hibrida PLTS dan
PLTAH Menggunakan Switch Otomatis untuk Penyediaan Energi pada Beban Dispenser” Tugas Akhir D3 Teknik Konversi Energi Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang, dibawah bimbingan dari dosen pembimbing yaitu
Wiwik Purwati Widyaningsih, S.T., M. Eng., selaku dosen pembimbing I dan Margana, S.T., M. Eng., selaku dosen pembimbing II, 2025, 129 halaman.
Perakitan sistem hybrid energi terbarukan merupakan salah satu solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil serta mendukung penggunaan energi yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peforma sistem hybrid energi terbarukan yang continue dengan mengkombinasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Air Hujan (PLTAH). Sistem ini dibuat untuk mengoptimalkan suplai energi terhadap baterai penyimpanan sebagai sumber daya utama pada beban ringan. Metode yang digunakan adalah pendekatan eksperimental dengan merakit dan menguji sistem hybrid menggunakan Automatic Transfer Switch (ATS), serta analisis efisiensi pengisian daya baterai berdasarkan data output energi dari kedua sumber. Hasil pengujian menunjukkan bahwa PLTS dapat meningkatkan persentase baterai sebesar 2% – 3% dalam waktu 1 jam, sedangkan untuk PLTAH memerlukan waktu 1.5 jam untuk menaikkan persentase baterai sebesar 1%. PLTS mampu mengisi baterai hingga mencapai batas maksimal 12.8 volt, setara dengan 87% dari kapasitas penuh baterai. Sedangkan PLTAH mampu mengisi baterai hingga 12 volt atau sekitar 81,6%. Dengan pengisian maksimal, baterai dapat menyediakan energi untuk beban pompa dispenser sebesar 5 Watt selama 25 jam 49 menit, dengan sisa kapasitas baterai sebesar 32.7% atau 4.84 volt. Dari pengujian, baterai yang digunakan untuk melakukan pembebanan adalah sebesar 54.26%. Rata-rata efisiensi sistem yang didapat dari PLTS sebesar 43.4% dan untuk efisiensi dari PLTAH sebesar 42.3%.
Kata kunci: PLTS, PLTAH, air hujan, hybrid, automatic transfer switch, energi terbarukan, pompa dispenser.
Tidak tersedia versi lain