TA DIGITAL
Analisis Pengaruh Kondisi Duct Seal Plate dan Baffle Plate Terhadap Produksi Flow Steam Heat Recovery Steam Generator (HRSG) 2.2 di PLTGU PT PLN Indonesia Power UBP Semarang = Analysis of the Effect of Duct Seal Plate and Baffle Plate Conditions on Flow Steam Production of Heat Recovery Steam Generator (HRSG) 2.2 in PLTGU PT PLN Indonesia Power UBP Semarang
Ananda Risa Awaliyah Putri, “Analisis Pengaruh Kondisi Duct Seal Plate dan Baffle Plate terhadap Produksi Flow Steam Heat Recovery Steam Generator (HRSG) 2.2 di PLTGU PT PLN Indonesia Power UBP Semarang”, Tugas Akhir D3 Teknik Konversi Energi Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang, di bawah bimbingan dari dosen pembimbing yaitu Bapak F. Gatot Sumarno, ST., M.T., selaku dosen pembimbing I dan Bapak Ahmad Hamim Su’udy, S.Pd., M.T., selaku dosen pembimbing II, 2025, 48 halaman.
Penelitian ini mengkaji pengaruh kondisi duct seal plate dan baffle plate terhadap produksi flow steam pada Heat Recovery Steam Generator (HRSG) Blok 2 Unit 2 di PLTGU PT PLN Indonesia Power UBP Semarang. Latar belakangnya adalah pentingnya efisiensi perpindahan panas pada HRSG untuk meningkatkan produksi uap dan kinerja pembangkit listrik. Tujuan utama penelitian adalah menganalisis dampak kondisi fisik kedua komponen tersebut terhadap efisiensi produksi steam, membandingkan performa HRSG sebelum dan sesudah modifikasi, serta mengidentifikasi faktor penyebab penurunan performa. Metode penelitian mencakup studi literatur, pengumpulan data operasional dan kondisi fisik HRSG, analisis performa heat transfer berdasarkan perbandingan data real time dan data commissioning, serta evaluasi hasil modifikasi duct seal plate dan penambahan blocking plate. Temuan menunjukkan bahwa kerusakan dan deformasi duct seal plate dan baffle plate menyebabkan distribusi aliran gas tidak optimal, menurunkan efisiensi perpindahan panas dan produksi steam hingga deviasi rata-rata 74,97%. Setelah modifikasi, terjadi peningkatan performa dengan penurunan deviasi menjadi 21,44% dan peningkatan total energi uap. Kesimpulannya, pemeliharaan dan perbaikan komponen internal HRSG secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional dan umur pakai sistem. Penelitian ini merekomendasikan inspeksi berkala, standarisasi modifikasi, serta penggunaan material tahan korosi untuk peningkatan berkelanjutan.
Kata Kunci : HRSG, duct seal plate, baffle plate, efisiensi perpindahan panas, modifikasi.
Tidak tersedia versi lain