SKRIPSI DIGITAL
Analisis Pengaruh Sudut Altitude Terhadap Efisiensi Panel Surya = Analysis of the Effect of Altitude Angle on Solar Panel Efficiency
Kebutuhan energi listrik terus meningkat seiring berkembangnya teknologi dan pertumbuhan penduduk, sementara pasokan energi fosil semakin terbatas serta berdampak negatif terhadap lingkungan. Energi surya merupakan salah satu energi terbarukan yang potensial untuk dikembangkan di Indonesia karena letak geografisnya yang berada di garis khatulistiwa dengan intensitas radiasi matahari yang tinggi. Kinerja panel surya sangat dipengaruhi oleh sudut datang cahaya matahari (sudut altitude) terhadap permukaan panel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sudut altitude terhadap daya keluaran dan efisiensi panel surya. Pengujian dilakukan menggunakan panel monocrystalline 50 Wp yang diekspos pada sumber cahaya lampu halogen 500 W. Simulasi dilakukan untuk merepresentasikan tiga posisi bumi, yaitu bagian utara, tengah, dan selatan, dengan sudut panel masing-masing 29,3°, 28,7°, 7°, dan 16,4°. Hasil pengujian menunjukkan bahwa efisiensi panel surya cenderung meningkat seiring bertambahnya sudut altitude hingga mencapai titik optimal. Efisiensi tertinggi diperoleh pada posisi bumi bagian tengah (2 Maret) dengan sudut panel 7°, yaitu sebesar 7,44% pada intensitas 858,4 W/m². Pada posisi bumi bagian utara (10–11 Juli), efisiensi maksimum yang diperoleh masing-masing sebesar 3,05% dan 2,99%, sedangkan pada posisi bumi bagian selatan (21 Desember) efisiensi tertinggi tercatat sebesar 3,58%. Hasil ini membuktikan bahwa penyesuaian sudut panel terhadap sudut altitude sangat berpengaruh dalam meningkatkan efisiensi konversi energi surya, sehingga menjadi acuan penting dalam perancangan sistem pembangkit listrik tenaga surya di wilayah tropis.
Kata kunci: panel surya, sudut altitude, efisiensi, intensitas cahaya.
Tidak tersedia versi lain