SKRIPSI DIGITAL
Analisis Pengaruh Bahan Bakar Minyak B0,35,B40 Terhadap Performa Vertical Diesel Engine = Analysis of the Effect of B0.35 and B40 Fuel Oil on the Performance of Vertical Diesel Engines
Kebutuhan energi nasional yang terus meningkat menuntut adanya bahan bakar alternatif yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Penelitian ini menganalisis pengaruh penggunaan solar murni (B0), biodiesel B35, dan B40 terhadap performa mesin diesel dengan parameter effective shaft power, efisiensi termal, temperatur gas buang, brake mean effective pressure (BMEP), serta specific fuel consumption (SFC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bukaan katup 44%, B35 menghasilkan effective shaft power tertinggi sebesar 19,41 kW, disusul B40 sebesar 19,22 kW, dan B0 sebesar 18,91 kW. Efisiensi termal terbaik dicapai pada beban menengah, dengan B35 sebesar 0,53 atau lebih tinggi dibandingkan B0 (0,50) dan B40 (0,51). Temperatur gas buang meningkat seiring kadar biodiesel, di mana pada effective shaft power 28 kW B40 mencapai 427°C, lebih tinggi daripada B35 (419°C) maupun B0 (412°C). Konsumsi bahan bakar spesifik tertinggi ditunjukkan oleh B40 sebesar 2,034 kg/kWh, sedangkan B35 lebih rendah yaitu 1,621 kg/kWh, mendekati B0 sebesar 1,652 kg/kWh. Berdasarkan temuan tersebut , campuran biodiesel hingga 40% tetap layak digunakan pada mesin diesel konvensional tanpa modifikasi, dengan B35 menjadi pilihan paling seimbang antara efisiensi bahan bakar dan performa mesin. Implementasi biodiesel tidak hanya memberi manfaat teknis, tetapi juga mendukung program energi terbarukan nasional serta mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
Tidak tersedia versi lain