SKRIPSI DIGITAL
Analisis Kinerja Switching Pengisian Baterai Untuk Menyuplai Beban Keypoint 24 Volt. = Performance Analysis of Battery Charging Switching to Supply 24 Volt Keypoint Loads.
Penyulang pada jaringan distribusi PT PLN (Persero) UP2D Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengandalkan baterai Valve Regulated Lead Acid (VRLA) 24 Volt sebagai sumber cadangan kritis saat suplai utama AC terganggu. Penggunaan mode standby tunggal menyebabkan waktu pengisian setelah pegosongan lambat dan risiko sulfasi akibat baterai sering berada pada tegangan rendah. Penelitian ini mengembangkan solusi pengisian baterai terintegrasi yang mengombinasikan mode bulk (akselerasi pengisian/pencegahan sulfasi) dan mode standby (mempertahankan tegangan optimal) menggunakan metode kontrol threshold dengan hysterisis. Hasil pengujian menunjukkan Sensor INA219 (error 0,29%-0,41%) dan LM35 (error 0,24%) memantau tegangan atau suhu secara akurat sebagai basis kontrol relay. Sistem mengaktifkan bulk saat tegangan baterai kurang dari 24 Volt, beralih ke standby jika lebih dari 24 Volt atau lebih dari 28,8 Volt, dengan proteksi pemutus (cut-off) otomatis saat suhu lebih dari 40°C atau sumber kurang dari 24 Volt. Suplai beban dialihkan ke baterai jika sumber kurang dari 24 Volt, tetapi dihentikan jika tegangan baterai kurang dari 25 Volt sebagai proteksi pengosongan berlebih. Tiga kondisi operasi diatur dinamis oleh mikrokontroler melalui relay berdasarkan parameter tegangan sumber, tegangan baterai, dan suhu baterai. Sistem ini direkomendasikan sebagai solusi pengisian baterai VRLA sebagai sumber daya cadangan, untuk peningkatan keandalan jaringan distribusi PT PLN (Persero) UP2D Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Tidak tersedia versi lain